Kamis, 05 Juni 2008

Pengertian Blog dan Blogger Ditinjau Dari Berbagai Sisi

Pengertian Blog dan Blogger Ditinjau Dari Berbagai Sisi
“Saya bangga jadi blogger”, begitulah kata-kata Wimar Witoelar, seorang blogger seleb dan juga seleb blogger Indonesia.“Blog itu bukan CNN”, begitulah kata seorang blogger kapitalis sukses di negeri seberang sana, Johnchow namanya.Dan di situs resmi Pesta Blogger, ajang kumpul-kumpul blogger, slogan yang ditonjolkan tidak tanggung-tanggung: “Suara Baru Indonesia”. Wa ha.. ha.. untung enggak kepeleset nyebut Suara Indonesia Baru waka ka.. ka.. ka..Gilanya lagi ada yang namanya hari blogger dirayakan pada tiap 27 Oktober, seolah hendak berkata semangat sumpah pemuda itu dekat sekali dengan dunia perblog-an. Dan gilanya lagi dicanangkan blog yang sekarang jumlahnya ratusan ribu untuk menjadi satu juta dalam kurun satu tahun ini. (Kompas)Sebagian lagi bilang: Semoga enggak booming sesaat….Tapi apa sih blogger itu? Bagi yang pernah duduk di bangku SD, bakal tahu kalau blogger itu Blog + er, persis sama dengan Farm + er, yaitu artinya orang yang melakukan aktifitas blog. Blog itu awalnya adalah situs yang berisikan catatan harian di internet, tetapi bisa dipublikasikan untuk menjadi konsumsi publik. Tetapi lama kelamaan blog berkembang menjadi banyak wajah, bisa untuk bisnis, cari teman, membangun opini, atau membagi informasi dan bahkan “kampanye” politik-keagamaan.Di bawah ini saya coba cari makna blog itu. Definisi resminya, silahkan tanya senior saja di sini.BlogBlog itu fleksibelBlog bukan CNN, itu jelas. Dalam menurunkan berita, azas keseimbangan dan objektifitas perlu dinomer satukan oleh media pemberitan, bandingkan saja dengan surat kabar Kompas misalnya, halaman opini hanya diberikan sebanyak tiga space artikel, dua lembar untuk tiap edisi hariannya. Tapi subjektifitas lebih mencolok pada penulisan blog. Subjektifitas ini bisa merugikan sekaligus menguntungkan, menguntungkan karena segenap inovasi dan kreasi bisa muncul lepas, akan tetapi sebaliknya karena itulah maka kredibilitas penulisnya ada yang sering mempertanyakan. Akan tetapi bila kita ingin melihat lebih jauh, wikipedia itu juga merupakan situs keroyokan yang sangat besar, tetapi terkadang kredibilitas penulis dan kebenarannya masih ada yang mempertanyakan.Blog itu hak properti pribadiWalaupun masih terikat TOS bagi penyedia layanan (bagi yang gratisan), blog masih tetap dikatakan hak properti pribadi. Dan disini blogger bisa menjadi owner, writer/ penulis, editor, sekaligus publisher-nya, dan juga sebagai lay outer serta designer-nya. Blogger juga menjadi seorang manager dan think thank untuk blog yang dipublikasikannya tersebut. Dan terkadang dia perlu menjadi seorang “pengacara” atas artikel/bahan yang diturunkannya.Blog itu menonjolkan induvidualitasNarsis, bisa juga blog jadi ajang sok aksi sok seksi (tepatnya, dalam bahasa halus bisa jadi sebagai ajang aktualisasi diri) atau sebagai penyampai hati nurani, atau penulis aspirasi yang jujur, atau bisa sebagai kebebasan kebablasan.Faktor individualitas inilah yang menyebabkan lahirnya “blog betina”, lebih tepat bila dikatakan sebagai blog gado-gado, yaitu blog yang memuat segala macam jeroan otak dari sang penulis. Dalam dunia kedokteran ada yang dinamakan dokter umum dan dokter spesialis, mungkin seperti inilah, ada yang jadi blogger umum dan ada pula yang menjadi blogger spesialis. Dan mungkin sebelum menjadi blogger spesialis, terkadang kita harus menjadi blogger umum dulu.(ini sih sebenarnya pembelaan diri wa ka.. ka.. ka.. ka.. ka..)Blog bisa menjelma menjadi apa sajaBlog itu bisa disulap menjadi apa saja, elo bisa jadi germo penjaja gambar seksi dan nudis (bisnis lendir kata sebagian orang), bisa jadi salesman, bisa jadi penyair atau bisa juga jadi tukang provokasi, bisa juga jadi ustad dadakan, tukang kritik, pelawak atau penyebar ajaran sesat. Tapi yang gak bisa itu jadi tukang tambal ban atau jadi astronout.Blog itu hidup, dan terkadang memiliki siklus hidupAda blog yang mati suri selama berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun, ada blog yang pensiun dan ada juga blog yang mati dibunuh sang tuan, atau ada blog yang mati karena sang tuan meninggal dunia. Itulah blog, dan blog itu juga hidup mengikuti kepribadian sang tuan. Blog itu juga lues dalam berinteraksi, inilah kelebihannya.Blog itu canduIni sih minjem kata-kata Marx. Ada memang yang bilang seperti itu. Mungkin kurang tepat sih, tapi bukan kah itu baik? Indonesia dikenal sebagai bangsa yang kurang rajin membaca, apalagi menulis. Mungkin dengan keberadaan blog ini, kemampuan menulis orang Indonesia semakin berkembang. Informasi yang dibagikan juga semakin banyak dan beragam, dan paling tidak itu adalah satu kemajuan. Hebatkan kalau ada bangsa yang banyak pecandu menulisnya? Tentu karya-karya dan pemikiran yang berkualitas semakin banyak yang hadir dan tidak menutup kemungkinan bertambah tajam dan cerdas. Ada juga yang bilang kalau kecanduan ngeblog itu lebih bermanfaat daripada kecanduan tidur atau ngegame, atau kecanduan lihat gambar-video porno… ekhm…Blog itu tong sampahSebenarnya ini adalah turunan dari sifatnya sebagai properti pribadi dan asal usul blog sebagai catatan harian. Terkadang unsur-unsur individu dan sifat seseorang terasa secara jelas di dalam tulisannya, dan terkadang hal itu oleh sebagian yang lain dianggap sepele, atau halusnya mungkin tidak cerdas, kasarnya tidak bermanfaat. Jadilah dikatakan tulisan itu sebagai tulisan sampah sedangkan wadahnya adalah “tong sampah” tadi. Tetapi perlu dimaklumi juga, latar belakang pembaca dan penulis sangat beragam, sehingga terkadang banyak terjadi salah persepsi. Halaman komentar blog pun bisa menjadi tong sampah bagi pengunjung….Secara umum blog itu dapat dikatakan suatu situs berisukan informasi –apapun bentuk dan kualitasnya- yang gampang untuk di update sesuai selera dan kemapuan pemiliknya masing-masing. Silahkan mau jadi apapun, anda dan blog anda…
http://syairsyiar.blogspot.com/2007/11/pengertian-blog-dan-blogger-ditinjau.html

Tidak ada komentar: